Kamis, 29 November 2012

Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan


Ilmu Pengetahuan
Ilmu Pengetahuan memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya , dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode-metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya

              Teknologi
Teknologi merupakan satu konsep yang luas dan mempunyai lebih daripada satu takrifan. Takrifan yang pertama ialah pembangunan dan penggunaan alatan, mesin, bahan dan proses untuk menyelesaikan masalah manusia.Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Istilah teknologi selalunya berkait rapat dengan rekaan dan gadget menggunakan prinsip sains dan proses terkini. Namun, rekaan lama seperti tayar masih menunjukkan teknologi.

                                                 Kemiskinan
Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan,dll.

                                                      Studi kasus 
Keterbatasan ilmu teknologi informasi yang dimiliki seseorang  membuat kehilangan kemampuan mereka, dan menyebabkan sulitnya dalam mencari pekerjaan.itulah mengapa kemiskinan merajalela di kalangan masyarakat. pendidikan gratispun sepertinya belum bisa dirasakan oleh semua kalangan, di balik kata gratis ada saja hal yang harus dibayar untuk menuntut ilmu yang menyebabkan warga yang memiliki keterbatasan ekonomi terpaksa untuk tidak menuntut ilmu dan mendesak untuk hidup dalam kemiskinan.

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan/ilmu/teknologi

0 komentar:

Posting Komentar

 

Dinar Dwi Cahya Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang